"GETAH KARET

"HADIRILAH GEMPAR GOYANG JEMBER" GEBYAR ULTAH LSM GEMPAR KE XII, Tgl 15 FEBRUARI 2014, DIMERIAHKAN DANGDUT 0.M.GARUDA, HADRAH SHOLAWATAN & LAWAK SYUKUR Cs, TEMPAT DI Jl.Dr.WAHIDIN, PASAR TANJUNG JEMBER" ****** "DIREKTUR PDP (Perusahaan Daerah Perkebunan) PARAHIYANGAN KABUPATEN JEMBER dan BUPATI JEMBER Ir.MZA DJALAL HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS RAIBNYA GETAH KARET 159.106 Ton Pada Tgl.22 Maret 2013 senilai Rp.3,8 Milyar sebagai KERUGIAN NEGARA". KARENANYA LSM GEMPAR JEMBER DESAK KEPOLISIAN, KEJAKSAAN DAN KPK USUT TUNTAS KASUS DUGAAN KORUPSI TERSEBUT" *** "LSM GEMPAR DESAK KEJARI JEMBER, KEJATI JATIM DAN KEJAGUNG RI,SEGERA EKSKUSI TERPIDANA Drs.DJOEWITO (mantan SEKDA JEMBER) YANG DIVONIS MAHKAMAH AGUNG.RI 6 TAHUN PENJARA SEKALIGUS PERIKSA DAN TAHAN BUPATI JEMBER Ir.MZA DJALAL SEBAGAI TERSANGKA KORUPSI PENJUALAN ASSET PEMKAB. JEMBER TANAH EKS BRIGIF. 9 KOSTRAD JEMBER Rp.20 MILYAR".

Senin, 10 September 2012

UPBJJ – UT Jember mendapatkan jatah beasiswa


Kepala UPBJJ-UT Jember, Dra. Hj. Suparti MM.Mpd.


: Kepala UPBJJ-UT Jember, Dra. Hj. Suparti MM.Mpd.
  Jember,GARUDA TIMUR NEWS.
Universitas Terbuka Jember dalam rangka memberikan kesempatan kepada putra-putri dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di jenjang strata satu (S-1) di Universitas Terbuka UPBJJ – UT Jember. Perkuliahan bagi mahasiswa-mahasiswi yang kurang mampu tersebut terbuka pada studi perkuliahan S-1 Agribisnis dan S-1 Komuniukasi.
Menurut Kepala UPBJJ-UT Jember, Dra. Hj. Suparti MM.Mpd. mengatakan pada tahun 2012 ini UPBJJ – UT Jember mendapatkan jatah beasiswa dari program Beasiswa Pendidikan Masyarakat Miskin (BIDIKMISI) dari pemerintah pusat sebanyak 50 orang.
Diantara 50 orang tersebut diprioritaskan bagi warga Jember, meski tidak menutup kemungkinan dari daerah lain, seperti Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang, juga bisa mendapatkan program BIDIKMISI tersebut. Suparti juga menyatakan bahwa program BIDIKMISI ini memang sengaja dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk memberikan kesempatan lulusan SMA/SMK yang berprestasi untuk melanjutkan ke jemnjang pendidikan Sarjana.
Untuk pendaftaran BIDIKMISI tersebut, Suparti mengungkapkan ada sebanyak 140 orang, untuk yang 50 orang yang dibiayai oleh pemerintah pusat, sedangkan untuk 90 orang lainnya yang melebihi kuota akan di baiayai oleh UPBJJ-UT Jember melalui dana Coorporate Social Responbility (CSR).
Suparti mengatakan bahwa BIDIKMISI ini tidak hanya memberikan pembebasan biaya kuliah saja, namun juga membantu biaya hidup bagi mahasiswa sebesar Rp. 600.000,- / bulan, serta dana dukungan belajar Rp. 500.000,- per semerster bagi mahasisiwa.
CSR itu sendiri, Suparti mengungkapkan didapatkan dari bantuan beberapa pihak perusahaan, yaitu BRI, BPN, Mandiri, PT POS, UT . “kami hanya berharap dengan program tersebut, anak-anak dari masyarakat kurang mampu bisa melanjutkan ke jenjang sarjana sebagaimana masyarakat lain pada umumnya, ini yang diharapkan sehingga adanya pemerataan pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia”, pungkasnya. (tgh/bds/NANG)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar